Home / PUISI / MEMBUNUH WAKTU 4

MEMBUNUH WAKTU 4

Dan aku terus berjalan, mendekati bau tanah
pohon-pohon tampak makin tua dan meranggas
jadi amsal, betapa telah kuhabiskan banyak waktu
untuk sesuatu yang sia-sia. Memang lengkung langit
masih yang kemarin juga, tapi tak kutemukan bintang
dan apakah bulan telah meledak?
kiamat apakah gerangan ini namanya?
terasa roda waktu berjalan lebih cepat

Aku bukan orang istimewa
yang kau puja sepanjang hayat
kegembiraanku mudah meredup
dan aku gemar mengurung diri
setiap hari, yang kureguk adalah empedu kehidupan
rasa pahitnya, tersisa abadi di ujung lidah
tapi aku harus berjalan

Wahai pejalan yang linglung
kapan sampai tujuan?

Check Also

MEMBUNUH WAKTU 1

Aku berjalan lagi, menyongsong musim kemarau permukaan tanah dan langit tampak telah retak-retak terasa benar …

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of

Tanya Situ Seni

)
    is typing...

    Fill in the form below to send us a message.

    Send Message Cancel